Archive for September, 2009

30
Sep
09

a post after Lebaran

hai! aku mau ngucapin Selamat Lebaran semuanya…. mohon maaf lahir batin… maafin ya kalo apa yang aku tulis ini tidak berkenan di hati kalian… =)

nah, kalo boleh aku cerita, ramadhan dan lebaran kali ini adalah ramadhan dan lebaran yang paling berkesan (namun bukan yang terbaik T.T). kenapa berkesannya?

Ramadhan

Ramadhan kali ini aku isi dengan banyak acara buka bareng. hehehehe. aku absen deh satu-satu. bubar SD, bubar kelas 2 SMA, bubar kelas 3 SMA, bubar HMS, bubar geng jaman TPB, bubar geng SMA. sampe-sampe seminggu full aku gak buka puasa di rumah (maaf ya, mama..) tapi tumben banget, mama ngijinin aku pergi sampe malem. hahaha, mungkin karena udah kenal ama temen-temen aku kali ya…

ada hal lain lagi yang gak boleh ketinggalan. godaannya banyak! aku ngerasain itu. sensasinya juga beda. gak hanya soal lapar dan hausnya saja. tetapi soal emosi. rasa marah, prasangka buruk, pokoknya campur aduk. aku mesti lawan itu semua. hah, lumayan berhasil sih. tapi gagal juga di beberapa kesempatan. gak hanya itu aja, kualitasnya juga aku usahain jadi naik. tapi, hhmmmm, ada target yang gak kecapai juga. makanya, aku merasa di Ramadhan kali ini aku tidak memberikan usaha yang terbaik. dan mungkin itu yang membuat aku sedih  (semoga aku bisa ketemu lagi ama Ramadhan tahun depan, amien)

Lebaran

Lebaran kali ini dirasa berbeda karena aku mudik dengan ritme yang tinggi. 7 hari perjalanan non-stop. mampir ke kota-kota dan hanya untuk mengunjungi sanak saudara dan teman (bukan teman aku ya! tapi temannya mama dan ayah!!!). tegal, pekalongan, semarang, kudus, jepara, magelang, yogyakarta, purwokerto, purworejo, sidareja) wew! capek banget! tapi menyenangkan sih, si ayah nyante, si mama juga nyante, jadi kesannya liburan, bukan mudik. hahahaha

selain itu, aku denger-denger cerita yang memperkaya pengetahuan hidup aku. tentang dinamika kehidupan. aku jadi tahu gmana perjuangan ayah ama ibu aku. menata kehidupan dari nol setelah berumah tangga. udah gitu, aku juga denger cerita tentang kakek aku yang -kayaknya- simpel banget orangnya (sayang, aku gak dikasih kesempatan lebih banyak buat ketemu dia secara langsung). selain itu, aku juga denger tentang macam-macam jalan kehidupan orang yang intinya, semua itu tergantung pada pilihan diri sendiri…

selain itu, aku merasa masih ada yang mengganjal. aku punya dosa sama orang, dan kata maaf belum terucap di antara kami. mungkin ini butuh waktu… semoga saja, hal ini selesai sebelum aku mati ntar. (jadi aku meninggal dengan tenang..=D)

intinya sih, dalam periode itu, aku dapet banyak… dan aku harap aku bisa memantainya secara baik, jadi apa yang aku dapet gak hanya aku lewati saja… harus ada bekasnya, dan bekasnya itu baru ada kalo kita yang  jaga.

well, that’s it! dan tampaknya kuliah akan menyita lebih banyak waktu kali ini… laporan KP, ikutan pelatihan software, ngejar ketinggalan pelajaran, dan lain-lain. a lot of things  to do! =)

semangat ya, kawan!

16
Sep
09

a great quote today

“motivator terbesar bagi seorang manusia adalah rasa sakit dan cinta, karena keduanya senantiasa mampu mengarahkan manusia untuk tumbuh dan berkembang di jalur yang benar”

(w. oesman wijaya)

15
Sep
09

mengapa jalan menuju benar itu sulit?

selalu sulit yang kurasa…
banyak tantangan dan godaan
membuat sang benar itu kabur
dan kian mengabur

bukan berarti aku merasa berat
bukan berarti aku ingin menyerah

hanya saja aku menjadi sadar
betapa nikmatnya kemenangan
saat sulit itu bisa dilalui
saat benar itu bisa diraih

15
Sep
09

teman…

uuhm, kayaknya kita semua punya temen. gak mungkin gak. yang ada, kita autis di dunia ini. gak ada yang bisa kita mintain pendapat di saat keluarga tidak menjadi pilihan, gak ada yang bisa kita minta tertawa bareng. dan lain-lain.

gak tahu ya, semenjak kejadian yang terjadi akhir-akhir ini di hidup aku, aku merasa kalau jadi teman itu gak mudah. teman di sini bukan berarti temen yang hanya tahu nama doang. aku rasa yang namanya teman itu, lebih dari itu.

aku pernah dalam posisi membutuhkan teman. aku sedih, aku langsung nelpon temen yang selalu mau ngedengerin cerita aku, baik yang penting maupun yang gak penting, dari yang nyenengin sampe yang sedih. dia gak pernah nyerah, walaupun mungkin omongan dia gak cukup membuat aku tenang di saat aku lagi sedih-sedihnya. teman selalu ada di sisi…

aku juga pernah dalam posisi bertentangan dengan teman. maksudnya, teman gak setuju dengan apa yang aku lakukan dan aku jalanin saat itu. tapi tetap dia selalu ada bersamaku. dia gak menghakimi aku di saat aku kena batunya. temanku selalu di sisi…

hhm, susah jadi teman.

teman adalah sosok yang selalu di sisi, setia menemani kita di keadaan apapun, mendukung apapun yang kita lakukan, mengingatkan kalau ada salah, tidak pernah menghakimi, dan menerima kita apa adanya.

aku bersyukur, diberi kesempatan untuk mengenal beberapa teman, yang -sampai saat ini- sudah terbukti setia menemani. meskipun berbeda kegiatan, kesibukan masing-masing yang tidak memungkinkan kami untuk bersama, tetapi tetap, hati kami selalu ingat dengan apa yang telah kami lewati bersama.

aku ingin tahu, apakah pertemanan ini akan abadi sampai kami mati?

15
Sep
09

curhatan anak tingkat 4 : setelah 3 minggu di subjur struktur

hhhm, udah 3 minggu aku kembali lagi di bangku kuliah. balik lagi ke kampus sipil, dengan ruang 32xx-nya, ketemu lagi ama temen-temen, dan kembali berkutat ama tugas dkk. yah, kegiatannya sih sama, cuman mulai ada yang beda. auranya beda.

entah kenapa ya? yang aku rasain tuh sedikit aura tegang. mungkin buat temen-temen yang berencana lulus juli tahun 2010, ini seperti kesempatan terakhir buat dapet nilai sebaik-baiknya. ditambah dengan mata kuliah pilhan sipil yang banyak dan mulai spesifik ke salah satu kelompok keahlian.

perbedaan yang aku rasain tuh adalah berbedanya temen sekelas. aku cuman ngambil dua mata kuliah wajib, yang lainnya pilihan struktur ama luar sipil. dari awal aku kuliah di ITB, aku terbiasa masuk ke kelas 1 (kalo dibagi 3) dan kelas 2 (kalo dibagi 4). ketemu ama orang yang itu-itu lagi. kalo sekarang mah, kalo lagi kuliah mata kuliah pilihan struktur, isinya anak struktur semua, dan huaaaa. anaknya pintar-pintar (gak seperti aku yang lolos masuk struktur)

oke, gak sampai itu aja.

Continue reading ‘curhatan anak tingkat 4 : setelah 3 minggu di subjur struktur’

03
Sep
09

sebuah permintaan

“mudahkan semuanya, Tuhan… agar aku bisa lebih dekat pada-Mu”

02
Sep
09

dekat saat sempit, jauh saat lapang

wuah, sudah 10 hari bulan Ramadhan mewarnai hidup kita. well, kalau buat saya pribadi, nuansa Ramadhannya gak terlalu kerasa. kenapa ya? mungkin karena kesibukan kampus yang mulai menyita waktu dan perhatian. jadi hari-hari puasa saya habis karena kegiatan sehari-hari. tapi itu semua gak ngurangin antusiasme saya tentang Ramadhan kali ini, karena Ramadhan kali ini punya arti lain buat saya.

mmm, yang saya bakal share ini udah saya rasain sebelum Ramadhan ini datang. gak tahu ya, tapi yang saya rasain adalah saya lebih ingat Allah pada saat saya dirundung masalah.

waktu itu, saya merasa sedih, takut, kalut, dan hilang arah. meskipun keluarga dan teman saya selalu mendukung dan mendampingi saya, tetap saja perasaan tadi itu tidak hilang. dan akhirnya, dengan bahasa batin saya, saya mencurahkan seluruh isi hati saya kepada Allah. sungguh luar biasa! saya merasa lebih tenang sesudahnya. tidur saya jadi lebih enak. dan perasaan tadi jadi berkurang.

masalah saya pun bisa terselesaikan dengan baik. saya menjadi senang dan tenang. tetapi,seiring dengan itu, ingatnya saya pada Allah pun tidak sekental seperti saat saya masih dirundung masalah tersebut.

saat saya merasa lapang, saya tetap berusaha melaksanakan dan menyempurnakan kewajiban saya sebagai hambaNya. hal ini saya lakukan untuk menjada konsistensi saya kepada Rabb saya dan juga sebagai wujud rasa syukur saya atas perlindungan yang telah Ia berikan selama saya hidup. tetapi, kadang saya lakukan itu semua seperti sebagai rutinitas semata. tanpa arti. ingatan saya padaNya tidak sama seperti saat saya dirundung masalah.

dan sekarang, saya menyadari itu semua. saya mendekatkan diri saya di saat sempit untuk meminta pertolonganNya, namun saya tidak berusaha lagi mendekatkan diri saya di saat lapang untuk mensyukuri anugerahNya.

saat ini, saya kembali dirundung masalah. berbeda dengan sebelumnya, saya merasa lebih kuat karena saya sadar Allah selalu menaungi saya dan hamba-hambaNya. ini bukanlah sebuah akhir, malah ini sebuah perjuangan baru bagi saya.

bukan berarti perjuangan saya mulus tanpa hambatan. masalahnya ya itu tadi, saya masih merasa lupa Allah di saat lapang saya. dan kadang saya lakukan tanpa sadar. tahu-tahu udah kejadian aja.

hhhm, apa ini sifat manusia? ingat kepada TuhanNya hanya saat dia sedang merasa sempit?

hal ini menarik buat saya. kadang saya merasa kecil dan buruk sekali di hadapanNya. nikmat apa yang bisa saya ingkari? dan mungkin, saya pernah tidak mensyukuri nikmatnya.

punya pendapat?




rhonita dea andarini

already 21 years old! want to be a civil engineer. still learning some SNAPs in my life. thinking about move on without regret. enjoying writing very much!

 

September 2009
M T W T F S S
« Aug   Oct »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

how many visits?

  • 5,625 visits