happy birthday, Mom…
uhm, kemarin (9 Mei) adalah hari ulang tahun Mama. Usianya 48 tahun (hampir 50 ya?). Alhamdulillah, Mama masih sehat meski sekarang mulai mengeluh dengan berat badannya yang sedang naik. heheheh…
uhm, mengingat umur mama sekarang, aku jadi mikir tentang apa aja yang telah dilewati mama selama 49 tahun ini. dari dia kecil sampai sekarang, pasti udah banyak hal yang terjadi sehingga membentuk mama menjadi sosok yang kuat dan tabah banget.
so, i just want to tell her story. it’s all about sacrifice.
jadi, menikahlah mama dan ayah aku setelah hubungan jarak jauh yang mereka jalani (ayah di bandung dan mama di solo, sama-sama kuliah). waktu itu, mereka sama-sama udah jadi sarjana. tapi di saat tahun pertama, mereka harus berpisah, karena ayahku mendapatkan beasiswa ke Perancis untuk sekolah lagi. jadi mereka sempet hubungan jarak jauh (lagi!)
sementara ayahku masih sekolah, mama masih dengan impiannya. dengan mengantongi ijazah sarjananya, mama berusaha untuk mencari pekerjaan. akhirnya, datanglah surat yang menyatakan kalo dia diterima kerja.
TAPI…
saat itu pula, mama mengalami suatu dilema yang gak mudah, menurutku. ayah mengajak mama untuk tinggal di Perancis. dan kalau mama tinggak di Perancis, berarti… mama melepaskan suatu kesempatan untuk bekerja, memberdayakan ilmunya. mama sempat bingung dan kecewa. tapi, kakek aku bilang gini ama mama, “dimana-mana tempat istri itu adalah di samping suami.”
jadi, berangkatlah mama ke Perancis, dan lahirlah aku dan Yudo disana… dan akhirnya, mama, dengan pendidikan terakhir yang dipunyanya, menjadi ibu rumah tangga hingga saat ini.
apa yang ingin aku katakan?
itu pengorbanan yang luar biasa menurutku. karena aku bisa ngeliat begitu besar potensi yang mama punya. cekatannya, uletnya, pinternya, rajinnya. dan mama melepas kesempatan untuk mengembangkan dirinya waktu itu demi keluarga.
jujur, aku bersyukur mama berangkat ke Perancis. selain akhirnya aku lahir ke dunia, aku merasa bersyukur mama selalu medampingi aku.
nganter jemput berangkat dan pulang sekolah, nanyain aku ada PR atau gak, ngajarin aku belajar kalo ada ulangan pas SD, marahin aku kalo aku nakal. intinya, mama gak pernah ninggalin aku secara fisik. mungkin, kalo mama gak jadi ibu rumah tangga, mungkin aku gak bakal jadi anak yang sebaik ini (huehhehehe, narsis!)
aku jadi mikir, mungkin ini hadiah buat pengorbanan mama waktu itu. hidupnya tenang dan berkah, rezeki berkecukupan, punya suami yang baik dan setia ama keluarganya, dan kedua anaknya sekarang kuliah di tempat yang oke tanpa hambatan apapun (narsis lagi, huehheheheeh)
tapi aku bisa melihat ada sedikit letupan keinginan mama untuk berkarya, dan dia pernah bilang sama aku, “nis, ntar kamu kerja ya! jangan kayak ibu.”
kalo mengingat bagaimana mama sekarang, aku malah jadi gak masalah kalo aku jadi ibu rumah tangga. seperti oprah winfrey bilang, “it’s the hardest job in the world”. susah untuk menjadi ibu, dan menurutku, mama berhasil. bisa menghantarkan kedua anaknya sampai saat ini.
aku bersyukur mama ke Prancis waktu itu.
tapi kasian juga sih, ninggalin mama sendirian di rumah. suami ama anak-anaknya pada sibuk di kampus.
well, i love you Mom. and thank you so much being by my side.
so, i beg to God now to let her accompany me in my graduation day and wedding day…
once again, happy birthday, Mom…

my mom and me...
uhm, mengingat umur mama sekarang, aku jadi mikir tentang apa aja yang telah dilewati mama selama 48 tahun ini. dari dia kecil sampai sekarang, pasti udah banyak hal yang terjadi sehingga membentuk mama menjadi sosok yang kuat dan tabah banget.
so, i just want to tell her story. it’s all about sacrifice.
Continue reading ‘happy birthday, Mom…’
Recent Comments